Sambut Konfercab IV, PC ISNU Sidoarjo Kenalkan Batik Lokal kepada Pelajar

Pelajar mengikuti workshop membatik yang digelar PC ISNU Sidoarjo

SIDOARJO, ISNUSIDOARJO.ORG — Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Sidoarjo menggelar Workshop Membatik bagi pelajar di Aula Khalifah Cendekia, Jalan Raya Ngelom, Taman, Sidoarjo, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda menyongsong Konferensi Cabang (Konfercab) IV ISNU Sidoarjo sekaligus momentum memperingati Hari Batik Nasional.

Workshop tersebut diikuti perwakilan dari enam sekolah dan madrasah di wilayah Kecamatan Taman dan sekitarnya. Masing-masing lembaga mengirimkan empat siswa yang didampingi guru pembina, sehingga terdapat 24 siswa yang menjadi perwakilan peserta dari enam lembaga. Jumlah tersebut tidak termasuk guru pendamping maupun pihak lain yang hadir dalam kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar tidak hanya mendapatkan pengenalan mengenai batik, tetapi juga mempraktikkan proses pembuatannya secara langsung. Mereka belajar membuat pola, mengaplikasikan lilin malam, hingga melakukan proses pewarnaan. Hasil karya yang dibuat peserta diperbolehkan untuk dibawa pulang.

Ketua PC ISNU Sidoarjo, Dr. H. Sholehuddin, M.Pd.I., mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkenalkan budaya lokal Sidoarjo kepada generasi muda, khususnya melalui pengenalan batik sebagai salah satu produk budaya daerah.

“Tujuannya adalah mengenalkan budaya Sidoarjo yang salah satunya adalah batik. Batik Sidoarjo merupakan produk ikonik, tetapi belum banyak dikenal oleh generasi muda kita,” kata Sholehuddin.

Menurut Sholehuddin, workshop membatik tersebut merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyongsong Konfercab IV ISNU Sidoarjo. Sumber kegiatan tidak merinci agenda, jadwal, maupun tahapan lain dari Konfercab IV, sehingga informasi tersebut tidak diperluas dalam pemberitaan ini.

Kegiatan ini juga bertepatan dengan momentum Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober. Secara historis, Batik Indonesia tercatat dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada 2009. Data Delegasi Tetap Republik Indonesia untuk UNESCO mencatat inskripsi Batik Indonesia pada 30 September 2009.

Sementara itu, Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 tentang Hari Batik Nasional menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada 17 November 2009. Dengan demikian, penetapan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional perlu dibedakan dari proses pengakuan Batik Indonesia dalam daftar UNESCO pada 2009.

Melalui workshop tersebut, PC ISNU Sidoarjo menghadirkan pengalaman langsung kepada pelajar untuk mengenal proses membatik sekaligus memperkenalkan budaya lokal melalui kegiatan edukatif.

Sholehuddin berharap rangkaian kegiatan ISNU ke depan dapat semakin memberi manfaat bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan hajatan ISNU ke depan ini, ISNU semakin berdaya dan semakin berdampak bagi masyarakat. Selamat Hari Batik Nasional,” pungkasnya.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

ABOUT AUTHOR
ISNU SIDOARJO

ISNU Sidoarjo adalah wadah para sarjana NU yang berkomitmen pada ilmu, dakwah, dan pembangunan umat berbasis keislaman dan keindonesiaan

ADVERTISEMENT

Get fresh updates
about my life in your inbox

Our gallery