PW ISNU Jatim Kokohkan Peran Gerakan Intelektual NU di Era Profesional Modern

peringatan Harlah ke-26 ISNU pada 19 November 2025

Surabaya, 22 November 2025

Surabaya – Perayaan Harlah ke-26 Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) yang digelar di kantor PW ISNU Jatim pada 19 November 2025 menegaskan kemajuan gerakan intelektual Nahdlatul Ulama di Jawa Timur. Acara yang dihadiri para kader dari berbagai daerah, termasuk perwakilan ISNU Sidoarjo yang dipimpin langsung oleh Ketua dr. Sholehuddin, menjadi momentum refleksi dan penguatan sinergi bagi gerakan keilmuan NU.

Menurut dr. Sholehuddin, Ketua ISNU Sidoarjo, PW ISNU Jatim tumbuh sebagai jembatan penting antara tradisi keilmuan pesantren dan berbagai disiplin profesional modern. “Keberadaan ISNU bukan hanya sebagai wadah alumni sarjana NU, melainkan tempat pengembangan kapasitas intelektual generasi muda NU dalam akademik dan profesionalisme,” ujarnya.

Sejak berdirinya pada 19 November 1999, ISNU bertransformasi dari Forum Silaturahim Sarjana NU (FOSSNU) menjadi bagian resmi badan otonom Nahdlatul Ulama paska Muktamar ke-32 NU di Makassar tahun 2010. Transformasi ini mencerminkan kebutuhan strategis untuk menjawab tantangan zaman sambil tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keulamaan.

PW ISNU Jatim kini mengelola tujuh cabang kampus unggulan di Jawa Timur, mulai dari Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, hingga UIN Sunan Ampel Surabaya dan Universitas Nurul Jadid. Kehadiran cabang ini memperkuat fungsi ISNU sebagai pusat inkubasi intelektual NU yang aktif di bidang akademik, teknologi, kesehatan, bisnis syariah, dan kebijakan publik.

Selain mengakomodasi pertukaran gagasan dan riset sosial keagamaan, ISNU juga berperan strategis dalam memperkuat jejaring antara pesantren dan dunia kampus. “PW ISNU Jatim adalah roh untuk menyatukan tradisi dan inovasi, sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi NU dan bangsa,” tambah dr. Sholehuddin.

Menatap masa depan, PW ISNU Jatim menyiapkan berbagai langkah strategis di era digital, antara lain digitalisasi data kader, pusat pelatihan kompetensi, dan pengembangan kerja sama dengan industri serta pemerintah. Langkah ini penting agar ISNU tetap adaptif dan relevan dalam menghadapi perubahan sosial dan teknologi.

Harlah ke-26 menjadi bukti konsistensi dan komitmen bersama kader ISNU di Jawa Timur, khususnya ISNU Sidoarjo, untuk terus memajukan gerakan intelektual NU. Dengan kolaborasi dan inovasi berkelanjutan, ISNU berpotensi besar menjadi penggerak keilmuan NU yang progresif dan berdampak luas di tingkat nasional.



dr. Sholehuddin
Ketua ISNU Sidoarjo


[Profil ISNU Sidoarjo]: Organisasi otonom Nahdlatul Ulama yang fokus memperkuat jaringan sarjana NU di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya melalui pengembangan riset, kajian, dan kolaborasi profesional.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

ABOUT AUTHOR
ISNU SIDOARJO

ISNU Sidoarjo adalah wadah para sarjana NU yang berkomitmen pada ilmu, dakwah, dan pembangunan umat berbasis keislaman dan keindonesiaan

ADVERTISEMENT

Get fresh updates
about my life in your inbox

Our gallery