ISNU Sidoarjo Kirim Enam Delegasi Ikuti Madrasah Kader ISNU Jawa Timur di UNISDA Lamongan

Madrasah Kader ISNU Jawa Timur

LAMONGAN — Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia dengan mengirimkan enam delegasi terbaik untuk mengikuti Madrasah Kader (MK) ISNU Jawa Timur. Kegiatan kaderisasi tingkat dasar jalur Badan Otonom (Banom) tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad, 26–28 Juni 2026, di Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) Lamongan.

Enam delegasi yang mewakili PC ISNU Sidoarjo terdiri atas Dr. H. Sholehuddin, M.Pd.I., Dewi Rahmawati, M. Royan, M. Saifuddin, Hari Purwanto, dan Iis Suryani. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan, wawasan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, kompetensi organisasi, serta profesionalisme kader ISNU.

Foto bersama Ketua PC ISNU Sidoarjo, Dr. H. Sholehuddin, M.Pd.I.,
Foto bersama Ketua PC ISNU Sidoarjo, Dr. H. Sholehuddin, M.Pd.I.,

Apresiasi kepada PP dan PW ISNU Jawa Timur

Di sela-sela kegiatan, Ketua PC ISNU Sidoarjo, Dr. H. Sholehuddin, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Pusat (PP) ISNU, Pengurus Wilayah (PW) ISNU Jawa Timur, serta UNISDA Lamongan sebagai tuan rumah atas terselenggaranya Madrasah Kader yang dinilai berlangsung dengan baik dan berkualitas.

Menurutnya, sinergi antara PP ISNU, PW ISNU Jawa Timur, dan UNISDA Lamongan berhasil menghadirkan ruang kaderisasi yang produktif dalam memperkuat kapasitas intelektual sekaligus jejaring antar-kader ISNU se-Jawa Timur.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PP ISNU dan PW ISNU Jawa Timur atas kesempatan serta fasilitasi yang luar biasa dalam penyelenggaraan Madrasah Kader ini. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para sarjana NU untuk menyamakan persepsi, memperkuat jejaring, dan merumuskan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan jam’iyah,” ujar Sholehuddin.

Pembekalan Strategis dari Para Pimpinan NU

Selama pelaksanaan Madrasah Kader, para peserta memperoleh pembekalan dari sejumlah tokoh dan pimpinan Nahdlatul Ulama yang memberikan perspektif strategis mengenai penguatan peran sarjana NU di tengah tantangan zaman.

Keynote Speech dari Farid F. Saenong
Keynote Speech dari Farid F. Saenong

Sarjana NU Harus Adaptif terhadap Perubahan Global

Dalam keynote speech, Farid F. Saenong menekankan pentingnya kader ISNU memahami perkembangan pemikiran global, dinamika sosial, serta tantangan peradaban kontemporer. Ia mendorong para sarjana NU agar mampu menjembatani nilai-nilai keislaman dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat modern.

Sambutan Wakil Ketua PWNU Jatim, Prof. Masykuri
Sambutan Wakil Ketua PWNU Jatim, Prof. Masykuri

ISNU sebagai Laboratorium Intelektual NU

Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, Prof. Masykuri, menegaskan bahwa ISNU merupakan laboratorium intelektual Nahdlatul Ulama. Karena itu, kader ISNU harus menjaga integritas moral, keilmuan, dan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial, keagamaan, maupun kebangsaan.

Sambutan Ketua PW ISNU Jatim, Prof. Afif: Prof. Afif
Sambutan Ketua PW ISNU Jatim, Prof. Afif: Prof. Afif

Standardisasi Kompetensi dan Klasterisasi Keahlian

Ketua PW ISNU Jawa Timur, Prof. Afif, menjelaskan bahwa Madrasah Kader merupakan instrumen strategis dalam melakukan standardisasi kompetensi, penguatan ideologi organisasi, serta pembentukan klaster keahlian kader.

Melalui proses kaderisasi tersebut, diharapkan lahir para sarjana NU yang memiliki spesialisasi sesuai bidang keilmuan masing-masing sehingga mampu berkontribusi secara nyata dalam mengawal berbagai program strategis jam’iyah dan pembangunan masyarakat.

Tata Kelola Organisasi yang Profesional

Sementara itu, Sekretaris Umum PP ISNU, Wardi Taufiq, menekankan pentingnya membangun organisasi yang profesional melalui tata kelola administrasi yang tertib, budaya disiplin, serta kemampuan beradaptasi terhadap transformasi digital.

Menurutnya, kekuatan intelektual kader harus berjalan beriringan dengan pengelolaan organisasi yang modern, efektif, dan akuntabel.

Komitmen Menindaklanjuti Hasil Madrasah Kader

Sejalan dengan berbagai arahan yang diperoleh selama kegiatan, PC ISNU Sidoarjo berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil Madrasah Kader melalui berbagai program strategis di tingkat cabang.

Beberapa agenda prioritas yang akan dikembangkan meliputi penguatan literasi digital, peningkatan pengabdian masyarakat berbasis riset, pengembangan klaster keahlian kader, serta optimalisasi peran ISNU sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam bidang pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Madrasah Kader ISNU Jawa Timur secara resmi ditutup pada Ahad, 28 Juni 2026. Sebelum penutupan, seluruh peserta mengikuti prosesi baiat kader, sebagai peneguhan komitmen untuk mengabdi kepada Nahdlatul Ulama, masyarakat, bangsa, dan negara melalui penguatan intelektualitas, profesionalisme, serta nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Peserta Kegiatan kaderisasi tingkat dasar jalur Badan Otonom (Banom)
Foto bersama setelah baiat para Peserta Kegiatan kaderisasi tingkat dasar jalur Badan Otonom (Banom)
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

ABOUT AUTHOR
ISNU SIDOARJO

ISNU Sidoarjo adalah wadah para sarjana NU yang berkomitmen pada ilmu, dakwah, dan pembangunan umat berbasis keislaman dan keindonesiaan

ADVERTISEMENT

Get fresh updates
about my life in your inbox

Our gallery